Spirax Sarco DCV3 Disc Check Valve
DCV3 is a Spirax Sarco wafer disc check valve for users who need compact non-return protection in steam, condensate, hot water and process pipework.

DCV4
DCV4 Katup Periksa Cakram
Spirax Sarco DCV4 adalah katup periksa cakram tipe wafer dari baja tahan karat untuk flensa ANSI 150 atau ANSI 300, yang mencakup DN15 hingga DN100 untuk aplikasi uap, kondensat, air panas, dan proses yang kompatibel.
Spirax Sarco DCV4 adalah katup periksa cakram berpola wafer yang ringkas untuk perpipaan proses, sirkuit air panas, layanan uap, dan sistem kondensat. Katup ini dipasang di antara flensa ANSI 150 atau ANSI 300 dan mencakup DN15, DN20, DN25, DN40, DN50, DN80, serta DN100. Komponen penahan tekanannya dari baja tahan karat austenitik menjadikannya pilihan praktis ketika teknisi memerlukan perlindungan terhadap aliran balik dalam dimensi tatap muka yang pendek, dengan geometri pemasangan berdasarkan EN 558 Bagian 2, Seri 52.
DCV4 bukanlah satu konfigurasi universal untuk setiap fluida dan suhu. Susunan standar dengan dudukan logam ditujukan untuk layanan uap, sedangkan opsi dudukan lunak fluorokarbon dan EPDM diperuntukkan bagi media serta rentang suhu yang berbeda. Pemilihan pegas juga mengubah rentang operasi dan orientasi yang diizinkan. Oleh karena itu, pemilihan yang tepat dimulai dari fluida, tekanan, suhu, diferensial pembukaan yang diperlukan, kelas flensa, dan orientasi pipa aktual, bukan hanya ukuran nominal.
Tekanan fluida arah maju bekerja pada cakram dan membuka jalur aliran. Saat aliran maju menurun, gaya pegas menggerakkan cakram menuju dudukannya sebelum aliran balik dapat terjadi. Gerakan aksial langsung ini memberikan Spirax Sarco DCV4 bentuk yang ringkas di antara flensa pasangan dan menghindari bodi panjang yang umum pada banyak susunan katup periksa konvensional. Hasilnya berguna ketika panjang pemasangan menjadi pertimbangan, asalkan pegas dan dudukan yang dipilih kompatibel dengan aplikasinya.
Pegas juga berperan penting terhadap orientasi dan perilaku pembukaan. DCV4 berpegas dapat dipasang dalam orientasi apa pun selama panah pada bodi mengikuti arah aliran yang dimaksud. Katup tanpa pegas memiliki diferensial pembukaan yang jauh lebih rendah, tetapi penggunaannya terbatas pada perpipaan vertikal dengan aliran ke atas. Informasi teknis mencantumkan diferensial pembukaan tipikal pada aliran nol untuk pemasangan vertikal ke atas, horizontal, dan vertikal ke bawah, sehingga orientasi harus ditetapkan sebelum susunan pegas akhir dipesan.
Bodi katup Spirax Sarco DCV4 terbuat dari baja tahan karat austenitik ASTM A351 CF3M dan cakram logam standarnya terbuat dari baja tahan karat ASTM A276 316. Penahan pegas terbuat dari baja tahan karat 316, sedangkan pegas standar merupakan komponen baja tahan karat 316 dan pegas suhu tinggi terbuat dari paduan nikel Nimonic 90. Set material yang ditentukan ini mendukung tinjauan rekayasa yang dapat ditelusuri; sertifikasi material EN 10204 3.1 dapat diminta jika dicantumkan saat pemesanan.
Dudukan logam standar merupakan pilihan awal untuk uap. Dudukan lunak fluorokarbon tersedia untuk aplikasi minyak, udara, dan gas dalam rentang suhu terverifikasi -15 hingga 250 derajat C. Dudukan lunak EPDM ditujukan untuk layanan air dan terbatas pada -29 hingga 150 derajat C. Opsi ini tidak boleh dianggap dapat saling menggantikan: kompatibilitas kimia, suhu, dan kinerja penutupan yang diperlukan harus diperiksa untuk media aktual.
Pilihan pegas mencakup pegas standar, pegas suhu tinggi, dan susunan tanpa pegas. Pegas standar memiliki titik operasi maksimum 300 derajat C pada 31.5 bar g. Susunan pegas suhu tinggi dan tanpa pegas dapat mencapai 400 derajat C pada 29 bar g. Angka-angka tersebut menjelaskan titik batas tekanan-suhu, bukan nilai maksimum terpisah yang dapat digabungkan secara bebas. Opsi pegas berat juga ditetapkan pada diferensial pembukaan sekitar 700 mbar; kesesuaiannya harus dikonfirmasi terhadap aplikasi hidraulis yang dimaksud sebelum pemesanan.
Bodi Spirax Sarco DCV4 dirancang untuk kondisi ASME 300. Tekanan maksimum yang diizinkan dan tekanan operasi maksimum yang dipublikasikan adalah 49 bar g pada 37 derajat C, sedangkan suhu maksimum yang diizinkan adalah 400 derajat C pada 29 bar g. Suhu minimum yang diizinkan untuk bodi dan cakram logam standar adalah -29 derajat C. Tekanan uji hidraulis dingin adalah 76 bar g. Pemilihan harus tetap berada dalam keseluruhan rentang tekanan-suhu untuk pegas dan dudukan yang dipilih, bukan hanya di bawah satu nilai tekanan atau suhu utama.
Nilai Kv yang dipublikasikan meningkat dari 4.4 pada DN15 hingga 150 pada DN100. Nilai tersebut berguna untuk perbandingan awal, tetapi ukuran katup harus diperiksa terhadap aliran yang diperlukan, tekanan diferensial yang tersedia, dan informasi penurunan tekanan dari sumber. Kurva penurunan tekanan yang dipublikasikan didasarkan pada air bersuhu 20 derajat C dengan katup terbuka dan katup berpegas dalam aliran horizontal. Untuk fluida lain, lembar teknis mengharuskan konversi ke aliran air ekuivalen sebelum grafik digunakan.
Katup ini tidak sesuai untuk aliran yang berdenyut sangat kuat, termasuk lokasi yang berdekatan dengan kompresor. Ini merupakan batasan layanan, bukan preferensi pemasangan. Jika diperkirakan terjadi pulsasi, siklus cepat, atau tekanan pembukaan yang sangat rendah, aplikasinya harus ditinjau sebelum DCV4 ditentukan.
Aplikasi umum yang memenuhi syarat mencakup pencegahan aliran balik pada jalur proses, sirkuit air panas, pipa utama uap, dan perpipaan pengembalian kondensat. Bodi baja tahan karat dan beragam opsi dudukan memperluas rentang layanan yang kompatibel, tetapi tidak menggantikan penilaian kompatibilitas fluida. Uap umumnya mengarah pada dudukan logam standar; air dapat mengarah pada EPDM; minyak, udara, atau gas dapat mengarah pada opsi fluorokarbon. Suhu dan paparan bahan kimia dapat meniadakan kelayakan dudukan lunak yang tampak menarik.
Pemasang harus menyediakan flensa pasangan, baut atau batang baut, serta mur. Katup harus dipusatkan di antara flensa ANSI 150 atau ANSI 300 yang kompatibel, dan panah aliran harus sesuai dengan arah yang dimaksud. Konfigurasi berpegas memberikan lebih banyak kebebasan dalam orientasi pipa; konfigurasi tanpa pegas tidak demikian. Sumber teknis juga menyatakan bahwa suku cadang tidak tersedia, sehingga perencanaan siklus hidup harus memperlakukan katup sebagai rakitan yang dapat diganti dan tidak mengasumsikan bahwa kit perbaikan internal akan tersedia.
Produk yang mengandung komponen fluorokarbon memerlukan penanganan khusus pada akhir masa pakainya. Jika material tersebut telah terpapar suhu sekitar 315 derajat C atau lebih tinggi, material dapat terurai dan membentuk asam fluorida. Kontak dengan kulit dan penghirupan harus dihindari, dan pembuangan harus mengikuti panduan keselamatan produsen. Peringatan ini tetap penting meskipun rentang operasi normal yang dipilih lebih rendah, karena peringatan tersebut mencakup paparan panas abnormal dan penanganan yang aman setelah penggunaan.
Teknisi yang membandingkan model ini dengan katup periksa cakram Spirax Sarco lainnya harus menggunakan fluida, standar flensa, rentang tekanan-suhu, material dudukan, dan diferensial pembukaan sebagai kriteria pemilihan utama. Halaman DCV4 hanya mencakup DCV4; model terkait merupakan produk terpisah dan tidak termasuk dalam cakupan pertanyaan pada halaman ini.
DCV4 adalah katup periksa berpola wafer dari baja tahan karat untuk pemasangan di antara flensa ANSI. Katup ini sesuai untuk jalur proses, sistem air panas, layanan uap dan kondensat, serta fluida kompatibel lainnya. Dimensi tatap muka sesuai dengan EN 558 Bagian 2, Seri 52.
Produk standar memiliki dudukan logam untuk uap. Material dudukan lunak alternatif tersedia untuk aplikasi minyak, udara, gas, dan air seperti tercantum di bawah ini.
DN15, DN20, DN25, DN40, DN50, DN80, dan DN100, untuk pemasangan di antara flensa ANSI 150 atau ANSI 300.

| Kondisi | Batas |
|---|---|
| Kondisi desain maksimum bodi | ASME 300 |
| PMA, tekanan maksimum yang diizinkan | 49 bar g pada 37 derajat C |
| TMA, suhu maksimum yang diizinkan | 400 derajat C pada 29 bar g |
| Suhu minimum yang diizinkan | -29 derajat C |
| PMO, tekanan operasi maksimum | 49 bar g pada 37 derajat C |
| TMO, pegas standar | 300 derajat C pada 31.5 bar g |
| TMO, pegas suhu tinggi | 400 derajat C pada 29 bar g |
| TMO, tanpa pegas | 400 derajat C pada 29 bar g |
| Suhu operasi minimum, cakram standar | -29 derajat C |
| Rentang suhu dudukan fluorokarbon | -15 hingga 250 derajat C |
| Rentang suhu dudukan EPDM | -29 hingga 150 derajat C |
| Tekanan uji hidraulis dingin maksimum | 76 bar g |
Catatan pemilihan: batas tekanan dan suhu saling bergantung. Keseluruhan rentang tekanan-suhu untuk pegas dan dudukan yang dipilih harus dipatuhi.
| Item | Komponen | Material | Spesifikasi |
|---|---|---|---|
| 1 | Bodi | Baja tahan karat austenitik | ASTM A351 CF3M |
| 2 | Cakram | Baja tahan karat austenitik | ASTM A276 316 |
| 3 | Penahan pegas | Baja tahan karat austenitik | BS 1449 316 S11 |
| 4 | Pegas standar | Baja tahan karat austenitik | BS 2056 316 S42 |
| 4 | Pegas suhu tinggi | Paduan nikel | Nimonic 90 |
Sertifikasi material EN 10204 3.1 tersedia. Nyatakan persyaratan sertifikat saat memesan.
Tekanan fluida arah maju membuka cakram. Saat aliran menurun, gaya pegas menutup katup sebelum aliran balik terjadi.
Katup standar sesuai dengan DIN 3230 Bagian 3 BN2. DIN 3230 Bagian 3 B03 tersedia berdasarkan permintaan. Jika terdapat tekanan diferensial, versi dudukan lunak dapat memenuhi DIN 3230 Bagian 3 BN1 dan B01.
| Ukuran | A ANSI 300 | B ANSI 150 | C | D | E | F | Massa kg |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| DN15 | 54 | 47 | 38 | 25 | 22.35 | 15 | 0.24 |
| DN20 | 67 | 57 | 46 | 31 | 27.35 | 20 | 0.41 |
| DN25 | 73 | 67 | 54 | 35 | 33.15 | 25 | 0.54 |
| DN40 | 95 | 86 | 76 | 45 | 49.15 | 40 | 1.15 |
| DN50 | 111 | 105 | 95 | 56 | 59.15 | 50 | 1.84 |
| DN80 | 149 | 136 | 130 | 71 | 90.15 | 80 | 3.69 |
| DN100 | 181 | 174 | 160 | 80 | 111.15 | 100 | 5.70 |
Dimensi dinyatakan dalam milimeter. Massa merupakan nilai perkiraan.

| Ukuran | DN15 | DN20 | DN25 | DN40 | DN50 | DN80 | DN100 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Kv | 4.4 | 7.5 | 12 | 26 | 39 | 84 | 150 |
Cv (UK) = Kv x 0.963. Cv (US) = Kv x 1.156.
Nilai untuk pegas standar dan pegas suhu tinggi dinyatakan dalam mbar.
| Orientasi aliran | DN15 | DN20 | DN25 | DN40 | DN50 | DN80 | DN100 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Vertikal ke atas | 25 | 25 | 25 | 28 | 29 | 31 | 33 |
| Horizontal | 22.5 | 22.5 | 22.5 | 24 | 24.5 | 25.5 | 26.5 |
| Vertikal ke bawah | 20 | 20 | 20 | 20 | 20 | 20 | 20 |
Jika diperlukan diferensial pembukaan yang lebih rendah, versi tanpa pegas dapat dipasang pada perpipaan vertikal hanya dengan aliran ke atas.
| Tanpa pegas, vertikal ke atas | DN15 | DN20 | DN25 | DN40 | DN50 | DN80 | DN100 |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Diferensial pembukaan, mbar | 2.5 | 2.5 | 2.5 | 4.0 | 4.5 | 5.5 | 6.5 |
Pegas berat memiliki nilai sekitar 700 mbar.
Grafik yang dipublikasikan diperoleh saat katup terbuka pada suhu 20 derajat C. Grafik ini berlaku untuk katup berpegas dengan aliran horizontal dan secara langsung merepresentasikan air pada suhu 20 derajat C. Hasil aliran vertikal hanya sedikit berbeda ketika katup terbuka sebagian.
Untuk fluida lain, hitung aliran air ekuivalen sebelum menggunakan grafik:
Vw = akar kuadrat dari (densitas / 1000) x V
Vw adalah aliran air ekuivalen dalam m3/h atau l/s, densitas dinyatakan dalam kg/m3, dan V adalah aliran volume fluida aktual dalam m3/h atau l/s.

Sumber merujuk pada panduan pemasangan dan pemeliharaan IM-P134-08 untuk perincian lebih lanjut. Panduan tersebut tidak ditemukan selama konversi ini; tidak ada prosedur tambahan yang disimpulkan.
| Penandaan | Pegas | Cakram / dudukan |
|---|---|---|
| N | Suhu tinggi | Cakram logam standar |
| W | Tanpa pegas | Cakram logam standar |
| V | Standar | Cakram dudukan lunak fluorokarbon |
| E | Standar | Cakram dudukan lunak EPDM |
| WV | Tanpa pegas | Cakram dudukan lunak fluorokarbon |
| WE | Tanpa pegas | Cakram dudukan lunak EPDM |
| T | Diuji sesuai DIN 3230 Part 3 B03 | |
| Tanpa tanda | Standar | Cakram logam |
Peringatan: jika produk yang mengandung komponen fluorokarbon telah terpapar suhu mendekati 315 derajat C atau lebih, material tersebut dapat terurai dan membentuk asam fluorida. Hindari kontak dengan kulit dan penghirupan karena asam tersebut dapat menyebabkan luka bakar pada kulit dan kerusakan sistem pernapasan. Buang material menggunakan prosedur produsen yang dirujuk dalam IM-P134-08.
Cantumkan ukuran nominal, model DCV4, kelas flensa, konfigurasi dudukan, konfigurasi pegas, serta persyaratan sertifikasi atau uji kebocoran opsional. Contoh: satu katup periksa cakram baja tahan karat Spirax Sarco DN40 DCV4 untuk pemasangan di antara flensa ANSI 300.